Hai, Apa kabar kamu? di lembar ini aku menulis. Menulis tentang kita, tentang persahabatan kita. banyak hal yang udah kita lewati berdua. kenangan - kenangan manis yang masih enggan aku lupakan. Kenangan yang mungkin enggan juga bagi mu untuk melupakannya. kamu inget cokelat pertama yang aku berikan untuk mu? kamu tau? aku sudah merasakan cokelat itu. Dan aku memberikannya kepadamu. kamu merasakannya juga kan? iya rasanya manis.
Aku hafal betul sifatmu. Sifat kekanak kanakanmu yang membuatku ingin selalu menjagamu, yang membuatku ingin selalu bercanda dan tertawa denganmu. Sifat cengengmu yang membuatku ingin selalu melindungimu. Sifat keras kepalamu yang membuatku rindu pada perdebatan perdebatan kecil kita. Kecil tapi memberi pengaruh besar. Dan sifat jutekmu yang membuatku ingin selalu membuatmu tertawa.
Aku ingat siapa saja cowok yang kamu taksir. Aku ingat apa yang kamu gak suka. Aku ingat apa yang kamu suka. Aku ingat semua, diam diam aku merekam semua yang kita lakukan. aku merekam pembicaraan pembicaraan kita, aku merekam semua yang harus aku rekam. dan memang semuanya aku rekam. Jadi setiap malam tanpa dirimu, aku bisa mengingat baik semua yang aku lalui bersama kamu. Aku merekamnya di otak ku.
Aku tau semua ini akhirnya akan begini. Aku tau kamu akan menjauh dariku seperti ini. Aku tau aku gak akan bisa menjagamu lagi, bercanda dan tertawa bersamamu lagi, melindungimu lagi, aku gak bisa. kita gak bisa beredebat lagi. perdebatan kecil yang selalu bisa membuat salah satu diantara kita tersenyum. makanya aku merekam ini semua. Terekam jelas di suatu tempat di otak ku, yang gak akan ada orang lain yg bisa melihatnya selain aku. mungkin kamu juga merekam semuanya?
Kita hanya memikirkan ego kita masing masing. Kamu gak mau terus terusan sakit, makanya kamu menjauh. Aku gak mau terus terusan sakit buat membujukmu kembali, makanya aku berhenti. Manusia selalu berubah setiap waktunya. Tapi hati ngga. Walau kamu terus coba merubah hati kamu, semua itu percuma. Aku selalu ingin melihatmu bahagia. melihat sekilas senyum yang kamu tunjukan padaku. Aku rindu senyum itu.
Aku menerimamu kapan saja jika memang kamu ingin kemballi lagi menjadi temanku, sahabatku:) kapan saja. Come back to me please.
0 comments:
Post a Comment