UNTUK TEMAN WANITAKU
Hai,
Begitu beratnya mengangkat beban hati ini ketika perasaan meminta kita untuk berteriak. Begitu canggung ketika mulut ini berbicara sepatah dua patah kata. Begitu indah ketika kau mendapati dirimu yang sedang jatuh cinta. Begitu sakit juga ketika kamu tidak tau kapan kamu akan berterus terang. Lalu apa yang harus dilakukan anak laki laki ini untuk mendapatkan kebahagiaannya Tuhan?
Perasaan memang mengejutkan, apalagi soal cinta. Datang tanpa mengetuk lalu pergi tanpa mengucap kata. Perasaan memang kadang bikin hopeless. Kita selalu menjadi pengharap yg padahal hasilnya gak kita tau sebelum kita mencobanya. Perasaan banyak macamnya, Yang paling indah ya perasaan ku padamu(?) Aku gak tau kapan terakhir kali aku mencintai seseorang. Tapi yang jelas cinta datang lagi tanpa memberi kabar, dan semoga tidak pergi begitu saja.
Aku, sebagai anak laki laki yg gak pernah berani untuk bertatap muka. Aku, sebagai anak laki laki yg gak pernah berani untuk bicara. Aku gak pernah bisa melakukan semua itu bersamaan, menatap matamu dan berkata apa yang sedang aku rasakan kali ini. Aku hanyalah seorang anak laki laki yg bahkan tak pernah mau jujur soal perasaan. Aku juga hanya seorang anak laki laki yg tiap harinya selalu diisi oleh rahasia rahasia tentang dirimu dan perasaan ku padamu. Dan aku ini hanya bisa menulis soal perasaanku di blog kesayangan ku.
Aku ingin menceritakan sedikit saja perasaanku ketika bersamamu. Tapi ketika sudah diujung bibir semua buyar. Aku ingin menunjukan betapa jantan dan gentlenya diriku ini, Tapi ketika sudah diujung rencana ,aku hanya diam. Semua yang sudah direncanakan dan seharusnya lancar kali ini malah aku kacau kan dengan tingkah bodoh ku.
Aku suka sama kamu. Tapi aku ini berbeda dengan anak laki laki lainnya yg begitu pede menjelaskan secara lengkap tentang perasaannya. Aku bukan tipe anak laki laki yg pemberani menghadapi apapun didepannya. Aku ini berlawanan, Aku memang kasar, tapi itu hanya untuk menutupi kelemahan ku ini. Aku ini cengeng. Aku ini manja. Aku ini anak laki laki yg terlalu terobsesi dengan keberanian dan ketika aku berhadapan aku gak bisa berbuat apa apa. Pokoknya gak sama.
Aku cinta sama kamu. Kali ini aku baru sadar ternyata selama ini aku mencintai mu, teman. Aku gak ngerti kapan awalnya. Tapi yang jelas aku ini gak bisa membohongi perasaan ku. Aku cuma takut jika aku mengeluarkan ketakutanku yg selama ini ku pendam semua bubar, semua gak sama, dan kita jauh. Ketakutan itu perasaan ku.
Aku sayang kamu. Setelah berfikir selama berhari hari dan melewatinya bersamamu, Rasanya aku ingin memelukmu dan membisikanmu kalau aku menyayangimu. Rasanya ingin ku penggal rasa takutku. Aku sudah bertekad, aku sudah mempunyai tujuan, dan aku sudah memiliki perhatian darimu. Tapi aku gak bisa.
Apa mungkin ini masalah waktu? Tapi mau sampai kapan aku menunda kebahagiaan ku? Sampai kapan aku bsia bertahan dalam kesakitanku? Sampai kapan aku menunggu waktu berpihak padaku? Ini masalahnya. Aku gak pernah bisa menentukan kapan, dimana, siapa, bagaimana, mengapa, apa. Tapi biarlah, Jika memang jodoh pasti dia akan jadi milikku.
DARI TEMAN LELAKIMU
0 comments:
Post a Comment