Thursday, February 26, 2015 | By: bahtiar bimo w

A gift

Untuk wanita kuat yang harus saya tinggalkan,

Untuk kamu, Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih banyak karena pemberianmu. Walaupun gak seberapa, saya menghargai nya. Saya benar benar berterima kasih. Perasaan saya kacau tiba tiba setelah saya membuka celengan ini. Saya melihat banyak uang terkumpul yang memang itu hasil kerja keras saya menabung selama ini. Sebelum nya saya tidak pernah bisa mengumpulkan uang didalam celengan. Tapi kamu memberikan saya sedikit perubahan dengan menuliskan ancaman di atas celengan yang kamu berikan. Ketika saya membuka celengan ini, Satu tetes air mata saya jatuh menuju pipi. Saya terharu. Entah kenapa rasanya saya ingin memeluk kamu. 

Untuk kamu, Saya bukan laki laki baik yang kamu cari. Saya juga bukan laki laki sempurna yg kamu idamkan. Dan saya tentu bukan laki laki pengalah yang kata mu seharusnya begitu. Saya punya pemikiran sendiri, seperti kamu yang kekeh pada pendirianmu. Saya mencintai mu, Tapi saya gabisa terus bersamamu karena kamu akan merasakan sakit yg mendalam jika terus bersama saya.

Untuk kamu, Saya mau bilang saya bingung. Saya gatau harus saya apakan uang yg sudah saya tabung ini. Saya jadi tidak ingin membelanjakannya. Saya sudah tak punya nafsu untuk menghabiskan uang. Mungkin cara mu membuat saya untuk tidak boros lagi sudah berhasil dan berjalan lancar. Kamu hebat.

Saya gak bisa membalas apa apa. Saya cuma mau membuatkan kamu puisi ini.

Pergi

Malam rasanya dipenuhi sesak
Gelap pun ikut menyertai nya tanpa ragu
Rembesan air mata mulai membuat jejak
Resah, Bulan juga begitu

Semakin malam semakin gundah
Sekarang gelap menyerang ku dengan rindu
Tameng ku, ku tinggalkan di atas hatimu. Jadi biar aku yang melawan rindu
Sebagai gantinya, akan ku hadang dengan rasa benci yg menyertaimu

Sekarang aku melongok
Dengan perasaan ku yg sedari tadi mengolok
Sepertinya aku memang harus pergi
Agar seorang dengan mawarnya datang menghampiri

Saya cuma bisa menulis ini. Saya sungguh berterima kasih kepada kamu. Semoga kamu bahagia selanjutnya.





0 comments:

Post a Comment