Aku merasa bahwa, hidup telah menuntutku untuk merasakan kehilangan.
kita yang baru saja dipertemukan semesta dan menjalin tali cinta harus saling membelakangi sekarang. kau memutuskan untuk pergi dan tidak melanjutkan hubungan ini. aku yang memilih untuk melepasmu karena aku tau kau mungkin sudah memikirkan semuanya secara matang. belum genap satu bulan hubungan kita telah selesai.
sungguh perasaanku benar adanya, sayang. aku benar benar mencintaimu, benar benar menyayangimu. kau bilang kau takut tidak bisa menyayangiku seperti aku menyayangimu. kau bilang kau takut untuk membuat aku kecewa, kau bilang kau takut akan menyakitiku lebih dari yang kau lakukan selama ini. kau bilang kau harus meyakini dirimu sendiri untuk memiliki perasaan yang sama denganku. kau bilang, kau tidak bisa mencintaiku karena kau masih memikirkan orang lain dalam pikiranmu.
entahlah, sayang. aku tidak tau siapa orang itu. aku tidak tau dimana ia tinggal atau kapan ia terakhir kali bicara denganmu. aku tidak tau apa apa, aku belum tau apa apa. kau sembunyikan semua itu dariku. kau tidak memperjuangkan apa yang telah kita bangun. kau rusak pondasi hubungan ini dengan alasan alasan yang bahkan sama seperti anak anak sma dan smp diluar sana jika ingin memutuskan kekasihnya.
sayangku, kekasihku. kau akan menyesali setiap perbuatanmu, kau akan merasakan apa itu cinta. kau akan merasakan perasaan sayang yang sungguh sungguh pada seseorang nantinya. agar kau bisa lebih menghargai perasaan seseorang, lebih bisa menghargai usaha seseorang, lebih bisa menghargai perjuangan seseorang. dan tentu agar kau merasakan apa yang aku rasakan. kehilangan yang bertumpuk. aamiin.
1 comments:
Post a Comment